Aplikasi laporan penjualan untuk membantu UMKM mencatat dan menganalisis transaksi

Aplikasi Laporan Penjualan yang Cocok untuk UMKM

Mengelola penjualan UMKM tidak cukup hanya dengan mengetahui jumlah uang yang masuk setiap hari. Selain itu, pemilik usaha perlu mengetahui jumlah transaksi, produk yang paling laku, omzet, keuntungan, hingga perkembangan penjualan dari waktu ke waktu.

Karena itu, penggunaan aplikasi laporan penjualan dapat membantu pencatatan bisnis menjadi lebih praktis dan teratur. Jika masih menggunakan buku atau spreadsheet, pemilik usaha harus melakukan rekap transaksi secara manual.

Semakin banyak transaksi yang terjadi, semakin besar pula waktu yang dibutuhkan untuk membuat laporan. Bahkan, kesalahan kecil saat mencatat atau menghitung dapat membuat data penjualan menjadi kurang akurat.

Dengan bantuan aplikasi, data transaksi dapat tercatat dalam satu sistem dan digunakan untuk membuat laporan secara lebih cepat. Di sisi lain, pemilik UMKM dapat melihat kondisi penjualan tanpa harus menghitung seluruh transaksi satu per satu.

Saat ini tersedia banyak aplikasi yang menawarkan fitur laporan penjualan. Namun, setiap aplikasi memiliki keunggulan berbeda, mulai dari laporan berdasarkan produk dan kategori hingga laporan berdasarkan kasir, outlet, serta metode pembayaran.

Lantas, aplikasi mana yang cocok untuk UMKM? Berikut beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Mengapa UMKM Membutuhkan Aplikasi Laporan Penjualan

Laporan penjualan bukan hanya berfungsi sebagai catatan transaksi. Lebih dari itu, data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui perkembangan usaha.

Dengan laporan yang rapi, pemilik UMKM dapat mengetahui produk yang paling banyak terjual, membandingkan omzet antarperiode, melihat performa karyawan, hingga menentukan waktu yang tepat untuk menambah stok.

Beberapa manfaat penggunaan aplikasi laporan penjualan antara lain:

  • Membantu mencatat transaksi secara lebih teratur.
  • Selain itu, memudahkan pemilik melihat omzet.
  • Mengetahui produk yang paling banyak terjual.
  • Selanjutnya, membantu memantau keuntungan.
  • Mengurangi pekerjaan rekap manual.
  • Dengan begitu, evaluasi penjualan menjadi lebih mudah.
  • Membantu memantau beberapa outlet.
  • Menyediakan data untuk mendukung pengambilan keputusan.

Karena manfaat tersebut, aplikasi laporan penjualan dapat menjadi alat yang membantu UMKM mengelola bisnis berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan.

Perbandingan Aplikasi Laporan Penjualan untuk UMKM

Berikut perbandingan beberapa aplikasi yang memiliki fitur laporan penjualan dan dapat dipertimbangkan oleh pelaku UMKM.

No Aplikasi Laporan Penjualan Manajemen Stok Multi Outlet Ekspor Data Analisis
1 Notain
2 Moka
3 Majoo
4 Pawoon
5 Olsera
6 Kasir Pintar
7 Qasir
8 iSeller
9 iReap POS Pro
10 Loyverse

Catatan: ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan paket, versi aplikasi, atau layanan yang digunakan. Sebelum berlangganan, pengguna sebaiknya mengecek fitur terbaru pada situs resmi masing-masing penyedia.

1. Notain

Tampilan dashboard aplikasi Notain yang menampilkan menu Laporan dengan kategori Laporan Penjualan, Pembelian, Stok, dan Keuangan, beserta tabel riwayat laporan penjualan harian, mingguan, dan bulanan untuk membantu bisnis memantau penjualan secara otomatis dan akurat.

Notain menjadi pilihan pertama untuk UMKM yang membutuhkan sistem pencatatan transaksi sekaligus laporan bisnis. Platform ini menyediakan fitur kasir digital, manajemen produk dan stok, laporan penjualan, manajemen karyawan, serta pengelolaan cabang dalam satu sistem.

Melalui laporan yang tersedia, pemilik usaha dapat memantau data penjualan, omzet, dan performa bisnis melalui dashboard. Data transaksi juga tersimpan dalam sistem sehingga pemilik tidak perlu membuat rekap secara manual setiap kali ingin melihat perkembangan penjualan.

Tidak hanya laporan penjualan, Notain juga menghubungkan transaksi dengan pengelolaan stok. Ketika terjadi penjualan, perubahan tersebut dapat membantu pemilik memantau persediaan barang. Dengan begitu, pencatatan penjualan dan stok bisa berjalan lebih teratur.

Notain juga dapat digunakan oleh berbagai jenis usaha. Misalnya, sistem ini dapat membantu toko retail, minimarket, fashion, kosmetik, counter HP, sparepart, percetakan, ATK, dan jenis usaha lainnya.

Keunggulan Notain yang dapat mendukung kebutuhan UMKM antara lain:

  • Pencatatan transaksi.
  • Laporan penjualan.
  • Monitoring omzet.
  • Manajemen stok.
  • Riwayat transaksi.
  • Dashboard bisnis.
  • Manajemen karyawan.
  • Pengelolaan cabang.

Selain itu, Notain menyediakan paket gratis yang dapat digunakan UMKM untuk mulai melakukan digitalisasi pencatatan bisnis. Untuk kebutuhan yang lebih luas, tersedia pula paket berlangganan dengan fitur tambahan.

Dengan kombinasi transaksi, stok, dan laporan, Notain menjadi pilihan yang menarik bagi UMKM yang ingin beralih dari pencatatan manual ke sistem digital.

2. Moka

Moka merupakan salah satu aplikasi POS yang dapat membantu pemilik usaha mengelola transaksi sekaligus memantau performa bisnis.

Melalui fitur back-office, pemilik dapat melihat berbagai informasi terkait penjualan. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengevaluasi aktivitas bisnis dan mengetahui perkembangan transaksi.

Tidak hanya itu, Moka menyediakan berbagai laporan yang membantu pemilik melihat kondisi usaha berdasarkan data transaksi. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengetahui produk yang banyak terjual dan mengevaluasi performa penjualan.

Bagi UMKM yang memiliki lebih dari satu lokasi, dukungan pengelolaan outlet juga dapat membantu pemilik memantau bisnis secara lebih terpusat.

Dengan demikian, Moka dapat menjadi pilihan bagi UMKM yang membutuhkan sistem kasir sekaligus fitur pemantauan bisnis.

3. Majoo

Majoo menawarkan fitur laporan bisnis yang cukup lengkap untuk pemilik UMKM.

Berdasarkan informasi resminya, Majoo menyediakan berbagai laporan penjualan dan keuangan melalui fitur analisa bisnis. Laporan tersebut dapat membantu pemilik memantau performa bisnis dari sisi penjualan maupun keuangan.

Selain laporan umum, Majoo menyediakan laporan penjualan berdasarkan terminal. Data yang tersedia dapat mencakup nominal penjualan, laba kotor, jumlah transaksi, jumlah produk, serta nominal refund.

Sementara itu, laporan produk dapat membantu pemilik melihat jumlah produk yang terjual, total penjualan, laba kotor, dan data refund.

Menariknya, pengguna dapat menggunakan filter periode tertentu untuk mendapatkan data yang lebih sesuai dengan kebutuhan analisis.

Dengan berbagai pilihan tersebut, Majoo cocok untuk UMKM yang ingin melihat performa penjualan secara lebih detail.

4. Pawoon

Pawoon menyediakan fitur laporan dan analisis yang dapat membantu pemilik usaha memahami performa penjualan.

Pada fitur tersebut, pengguna dapat mengakses laporan penjualan secara real-time melalui perangkat yang tersedia. Pawoon juga menyediakan berbagai jenis laporan untuk membantu proses evaluasi bisnis.

Menariknya, laporan dapat disesuaikan berdasarkan tanggal, outlet, hingga nama produk. Data tersebut juga dapat diunduh dalam format Excel untuk kebutuhan pengolahan lebih lanjut.

Selain itu, laporan penjualan produk dapat membantu pengguna mengetahui produk dengan jumlah penjualan tertinggi. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan strategi stok maupun promosi.

Bagi bisnis yang memiliki beberapa outlet, laporan berdasarkan lokasi juga dapat membantu pemilik membandingkan performa setiap cabang.

Karena itu, Pawoon dapat menjadi pilihan bagi UMKM yang membutuhkan pencatatan transaksi dan laporan penjualan dalam satu sistem.

5. Olsera

Olsera menawarkan sistem POS dengan pilihan laporan yang cukup luas. Hal tersebut membuatnya menarik bagi UMKM yang membutuhkan data penjualan secara lebih detail.

Berdasarkan informasi resminya, Olsera menyediakan lebih dari 70 jenis laporan. Laporan tersebut mencakup penjualan berdasarkan SKU, kategori, merek, pergerakan stok, pembelian, penjualan berdasarkan staf, waktu tertentu, penerimaan pembayaran, multi-outlet, hingga laba rugi.

Dengan banyaknya pilihan laporan, pemilik usaha dapat memilih data yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Misalnya, laporan berdasarkan kategori dapat digunakan untuk melihat kelompok produk yang memberikan penjualan terbesar.

Selain laporan penjualan, Olsera juga menyediakan laporan laba rugi. Melalui laporan tersebut, pemilik dapat melihat kondisi keuangan berdasarkan periode tertentu.

Olsera juga dapat membantu bisnis yang memiliki banyak produk atau outlet. Oleh sebab itu, aplikasi ini cocok dipertimbangkan oleh UMKM yang mulai berkembang dan membutuhkan sistem pengelolaan lebih luas.

6. Kasir Pintar

Kasir Pintar menyediakan laporan transaksi penjualan yang dapat digunakan untuk melihat performa transaksi, pendapatan, dan keuntungan.

Menurut pusat bantuan resminya, laporan transaksi penjualan dapat digunakan untuk memantau kinerja penjualan harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan.

Pengguna juga dapat mengakses laporan melalui beberapa platform yang tersedia. Selain itu, laporan dapat diunduh berdasarkan periode dan filter yang dipilih.

Kasir Pintar memiliki beberapa jenis laporan lainnya, seperti laporan penjualan per barang, laporan penjualan per kategori, laporan transaksi multi-payment, laporan shift, laporan komisi staf, dan laporan tipe pelanggan.

Dengan pilihan tersebut, pemilik UMKM dapat menganalisis penjualan dari berbagai sudut. Data produk, kategori, pelanggan, hingga metode pembayaran dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya.

Karena fitur tersebut, Kasir Pintar dapat menjadi pilihan untuk UMKM yang membutuhkan laporan penjualan sekaligus pencatatan transaksi.

7. Qasir

Qasir merupakan aplikasi kasir yang menyediakan dashboard laporan transaksi untuk membantu pemilik usaha melihat perkembangan penjualan.

Melalui dashboard tersebut, pengguna dapat memantau total transaksi, produk terlaris, metode pembayaran, serta performa outlet. Ringkasan data juga dapat membantu pemilik memahami perkembangan bisnis dalam periode tertentu.

Informasi produk terlaris dapat menjadi bahan pertimbangan ketika menentukan stok. Sementara itu, data metode pembayaran dapat membantu pemilik mengetahui cara pembayaran yang paling sering digunakan pelanggan.

Qasir juga menyediakan laporan berdasarkan tipe order. Fitur tersebut dapat membantu bisnis yang memiliki beberapa jenis pesanan, terutama usaha F&B.

Namun, beberapa fitur laporan lengkap tersedia berdasarkan paket tertentu. Karena itu, pengguna sebaiknya menyesuaikan kebutuhan bisnis dengan paket yang dipilih.

8. iSeller

iSeller menyediakan fitur laporan penjualan dengan berbagai klasifikasi. Dengan begitu, pemilik bisnis dapat melihat data penjualan dari beberapa sudut pandang.

Berdasarkan dokumentasi resminya, laporan penjualan dapat ditampilkan berdasarkan bulan, hari, jam, tahun, channel, outlet, register, pelanggan, pengguna, penyaji, diskon, dan promosi.

Data tersebut juga dapat mencakup penjualan kotor, penjualan bersih, serta total penjualan. Dengan informasi tersebut, pemilik usaha dapat melakukan evaluasi berdasarkan periode maupun channel penjualan.

iSeller juga memiliki laporan transaksi yang dapat digunakan untuk melihat detail transaksi dalam periode tertentu. Informasi tersebut dapat diperinci berdasarkan waktu transaksi, metode pembayaran, dan channel.

Selain itu, iSeller menyediakan fitur iSeller AI yang dapat membantu pengguna memperoleh informasi dari data laporan berdasarkan kriteria tertentu.

Bagi UMKM yang menjalankan penjualan melalui beberapa channel, fitur tersebut dapat menjadi pertimbangan ketika memilih aplikasi laporan penjualan.

9. iReap POS Pro

iReap POS Pro menyediakan laporan penjualan melalui Web Admin. Sistem ini dapat digunakan untuk melihat data berdasarkan pelanggan maupun toko.

Pada laporan berdasarkan pelanggan, pengguna dapat menentukan periode tertentu dan menggunakan filter toko. Kolom laporan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan.

Data laporan kemudian dapat diekspor dalam beberapa format, seperti CSV, Excel, atau PDF. Dengan adanya fitur tersebut, pemilik usaha dapat menyimpan data untuk kebutuhan administrasi maupun analisis.

iReap POS Pro juga menyediakan laporan berdasarkan toko. Fitur ini berguna bagi bisnis yang sudah memiliki beberapa lokasi karena data penjualan setiap toko dapat dipantau berdasarkan periode tertentu.

Bagi UMKM yang sedang berkembang, kemampuan mengelola data beberapa toko dapat membantu pemilik mengurangi pekerjaan rekap dari masing-masing cabang.

10. Loyverse

Loyverse merupakan aplikasi POS yang menyediakan berbagai laporan penjualan melalui Back Office.

Pengguna dapat melihat laporan berdasarkan produk, kategori, serta ringkasan penjualan. Selain itu, tersedia informasi mengenai tren penjualan, produk terlaris, kategori terlaris, metode pembayaran, diskon, dan pajak.

Pada Sales Summary, pengguna dapat memfilter laporan berdasarkan periode, toko, dan karyawan. Periode laporan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan sehingga pemilik lebih mudah membandingkan perkembangan penjualan.

Namun, pengguna perlu memperhatikan batasan akses pada paket tertentu. Dokumentasi resmi Loyverse menyebutkan bahwa akses riwayat penjualan secara default terbatas pada periode tertentu, sedangkan analisis periode yang lebih panjang memerlukan fitur tambahan.

Karena itu, Loyverse dapat menjadi pilihan bagi UMKM yang membutuhkan laporan penjualan sekaligus pengelolaan inventori, terutama jika kebutuhan bisnis masih sesuai dengan fitur paket yang dipilih.

Tips Memilih Aplikasi Laporan Penjualan untuk UMKM

Setiap UMKM mempunyai kebutuhan yang berbeda. Toko kelontong, toko fashion, kedai kopi, dan bisnis jasa tentu membutuhkan jenis laporan yang tidak selalu sama.

Sebelum menentukan pilihan, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Pilih laporan yang sesuai kebutuhan

Pastikan aplikasi dapat menyediakan laporan transaksi, omzet, produk terjual, dan periode penjualan. Jika bisnis membutuhkan analisis lebih detail, pilih aplikasi yang menyediakan laporan berdasarkan kategori, kasir, outlet, atau metode pembayaran.

2. Perhatikan pengelolaan stok

Laporan penjualan akan lebih bermanfaat jika terhubung dengan stok. Dengan cara ini, pemilik dapat mengetahui hubungan antara barang yang terjual dan persediaan yang tersisa.

3. Cek fitur ekspor

Fitur ekspor berguna ketika data perlu diolah menggunakan spreadsheet. Selain itu, laporan yang sudah diunduh dapat disimpan sebagai arsip bisnis.

4. Perhatikan jumlah outlet

Jika bisnis berencana membuka cabang, pilih aplikasi yang mendukung multi-outlet. Dengan begitu, sistem tetap dapat digunakan ketika jumlah toko bertambah.

5. Pastikan aplikasinya mudah digunakan

Aplikasi yang memiliki banyak fitur belum tentu menjadi pilihan terbaik. Justru, sistem yang mudah dipahami dapat membantu karyawan melakukan transaksi dan mengecek laporan dengan lebih cepat.

6. Sesuaikan dengan anggaran

Bandingkan harga setiap paket dengan fitur yang diperoleh. Jangan lupa, perhatikan batasan jumlah pengguna, outlet, laporan, penyimpanan data, dan fitur tambahan sebelum berlangganan.

Notain Bisa Jadi Pilihan untuk UMKM

Dari berbagai pilihan di atas, Notain dapat menjadi pilihan bagi UMKM yang ingin menggabungkan transaksi, stok, dan laporan bisnis dalam satu sistem.

Melalui sistem yang terintegrasi, data transaksi dapat digunakan untuk membantu pemilik melihat omzet, penjualan, serta kondisi stok. Pemilik usaha pun tidak perlu membuat laporan dari awal setiap kali ingin melakukan evaluasi.

Notain juga menyediakan paket yang dapat membantu UMKM memulai digitalisasi pencatatan bisnis. Bagi usaha yang masih berkembang, pendekatan tersebut dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual.

Selain itu, integrasi laporan dengan stok dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi usaha. Pemilik bukan hanya mengetahui berapa banyak produk yang terjual, tetapi juga dapat memantau persediaan yang tersisa.

Dengan proses pencatatan yang lebih teratur, waktu yang biasanya digunakan untuk membuat rekap dapat dialihkan untuk mengembangkan bisnis.

Kesimpulan

Memilih aplikasi laporan penjualan yang tepat dapat membantu UMKM mengelola data transaksi dengan lebih rapi. Tidak hanya itu, laporan yang tersedia dapat digunakan untuk mengetahui omzet, produk terlaris, performa outlet, hingga perkembangan penjualan dalam periode tertentu.

Moka, Majoo, Pawoon, Olsera, Kasir Pintar, Qasir, iSeller, iReap POS Pro, dan Loyverse menawarkan fitur dengan keunggulan masing-masing. Oleh karena itu, kebutuhan bisnis tetap menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan pilihan.

Jika membutuhkan sistem yang menggabungkan transaksi, stok, dan laporan, Notain dapat menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Pencatatan yang lebih teratur dapat membantu pemilik mengurangi pekerjaan manual sekaligus memperoleh data yang lebih siap digunakan.

Pada akhirnya, laporan penjualan bukan sekadar arsip transaksi. Lebih dari itu, data tersebut dapat membantu pemilik memahami kondisi usaha, mengevaluasi performa produk, mengontrol stok, dan menentukan strategi bisnis berikutnya dengan lebih terukur.

Post Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *