{"id":435,"date":"2026-08-12T08:29:25","date_gmt":"2026-08-12T01:29:25","guid":{"rendered":"https:\/\/notain.id\/blog\/?p=435"},"modified":"2026-08-14T09:57:08","modified_gmt":"2026-08-14T02:57:08","slug":"cara-mengatur-keuangan-usaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/","title":{"rendered":"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-start=\"293\" data-end=\"514\"><strong data-start=\"293\" data-end=\"320\">Mengatur keuangan usaha<\/strong> menjadi hal penting yang perlu kamu lakukan sejak bisnis mulai berjalan. Jangan hanya fokus mengejar penjualan, karena uang yang masuk belum tentu sama dengan keuntungan yang bisa kamu gunakan.<\/p>\n<p data-start=\"516\" data-end=\"830\">Banyak pemilik usaha masih mencampurkan uang pribadi dengan uang bisnis. Ada juga yang hanya mencatat pemasukan, tetapi lupa memasukkan biaya stok, listrik, transportasi, gaji, hingga pengeluaran kecil lainnya.<\/p>\n<p data-start=\"516\" data-end=\"830\">Kalau kebiasaan ini terus berlangsung, kamu akan kesulitan mengetahui kondisi keuangan yang sebenarnya.<\/p>\n<p data-start=\"832\" data-end=\"1026\">Padahal, <strong data-start=\"841\" data-end=\"868\">mengatur keuangan usaha<\/strong> tidak harus rumit. Kamu bisa memulainya dengan mencatat setiap transaksi, memisahkan uang pribadi dan bisnis, serta rutin mengecek pemasukan dan pengeluaran.<\/p>\n<h3 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1yeyqa6\" data-start=\"697\" data-end=\"745\">Mengapa Mengatur Keuangan Usaha Itu Penting?<\/h3>\n<p data-start=\"747\" data-end=\"877\">Keuangan menjadi bagian penting dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Setiap uang yang masuk dan keluar akan memengaruhi kondisi kas.<\/p>\n<p data-start=\"879\" data-end=\"1105\">Kalau kamu tidak memiliki pencatatan yang jelas, kamu mungkin merasa bisnis sedang untung hanya karena penjualan terlihat ramai. Padahal, biaya operasional dan pembelian stok bisa saja sudah mengambil sebagian besar pemasukan.<\/p>\n<p data-start=\"1107\" data-end=\"1273\">Dengan mengatur keuangan usaha secara teratur, kamu bisa mengetahui kondisi kas, melihat keuntungan, dan menentukan penggunaan uang berdasarkan data yang lebih jelas.<\/p>\n<h3 data-start=\"1275\" data-end=\"1324\"><strong data-start=\"1275\" data-end=\"1324\">1. Mengetahui Pemasukan dan Pengeluaran Usaha<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1326\" data-end=\"1461\">Langkah pertama adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran. Masukkan penjualan tunai, transfer, QRIS, maupun pendapatan lainnya.<\/p>\n<p data-start=\"1463\" data-end=\"1671\">Jangan lupa mencatat pembelian stok, biaya listrik, sewa, gaji, ongkos kirim, transportasi, dan kebutuhan operasional lain. Catatan yang lengkap membuat kamu lebih mudah melihat ke mana uang bisnis digunakan.<\/p>\n<h3 data-start=\"1673\" data-end=\"1720\"><strong data-start=\"1673\" data-end=\"1720\">2. Menghindari Pengeluaran yang Tidak Perlu<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1722\" data-end=\"1827\">Pengeluaran kecil sering dianggap sepele. Padahal, jika terjadi berkali-kali, jumlahnya bisa cukup besar.<\/p>\n<p data-start=\"1829\" data-end=\"2029\">Dengan mencatat semua transaksi, kamu bisa melihat biaya mana yang paling banyak menghabiskan uang. Setelah itu, kamu dapat menentukan pengeluaran yang perlu dipertahankan, dikurangi, atau dihentikan.<\/p>\n<h3 data-start=\"2031\" data-end=\"2077\"><strong data-start=\"2031\" data-end=\"2077\">3. Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Bisnis<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2079\" data-end=\"2285\">Mencampurkan uang pribadi dengan uang usaha bisa membuat kondisi keuangan sulit dipantau. Kamu akan kesulitan membedakan mana modal, keuntungan, dan uang yang memang boleh digunakan untuk kebutuhan pribadi.<\/p>\n<p data-start=\"2287\" data-end=\"2471\">Sebaiknya, gunakan tempat penyimpanan atau rekening yang berbeda untuk bisnis dan kebutuhan pribadi. Jika kamu mengambil uang dari bisnis, catat jumlahnya agar saldo usaha tetap jelas.<\/p>\n<h3 data-start=\"2473\" data-end=\"2518\"><strong data-start=\"2473\" data-end=\"2518\">4. Menentukan Batas Penggunaan Uang Usaha<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2520\" data-end=\"2634\">Tentukan berapa uang yang boleh digunakan untuk kebutuhan pribadi dan berapa yang harus tetap berada dalam bisnis.<\/p>\n<p data-start=\"2636\" data-end=\"2820\">Prioritaskan dana usaha untuk kebutuhan penting seperti pembelian stok, gaji, sewa, listrik, dan biaya operasional. Dengan begitu, modal tetap aman dan kegiatan bisnis tidak terganggu.<\/p>\n<h3 data-start=\"2822\" data-end=\"2870\"><strong data-start=\"2822\" data-end=\"2870\">5. Membiasakan Mencatat Keuangan Setiap Hari<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2872\" data-end=\"3016\">Jangan menunggu sampai akhir bulan untuk mencatat transaksi. Semakin lama kamu menunda, semakin besar kemungkinan ada transaksi yang terlupakan.<\/p>\n<p data-start=\"3018\" data-end=\"3184\">Catat pemasukan dan pengeluaran segera setelah transaksi terjadi. Kebiasaan sederhana ini membuat data keuangan lebih akurat dan memudahkan kamu melakukan pengecekan.<\/p>\n<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"tokh9k\" data-start=\"0\" data-end=\"55\">Mengatur Keuangan Usaha agar Lebih Terarah<\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-439\" src=\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1a521bf6-1572-4115-b915-0867b465e79f-1.png\" alt=\"Pemilik usaha membagi pemasukan bisnis untuk stok barang, biaya operasional, gaji, transportasi, dan dana cadangan.\" width=\"1672\" height=\"941\" srcset=\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1a521bf6-1572-4115-b915-0867b465e79f-1.png 1672w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1a521bf6-1572-4115-b915-0867b465e79f-1-300x169.png 300w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1a521bf6-1572-4115-b915-0867b465e79f-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1a521bf6-1572-4115-b915-0867b465e79f-1-768x432.png 768w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1a521bf6-1572-4115-b915-0867b465e79f-1-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1672px) 100vw, 1672px\" \/><\/p>\n<p data-start=\"57\" data-end=\"313\">Setelah kamu rutin mencatat pemasukan dan pengeluaran, langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana uang tersebut digunakan. Jangan sampai seluruh uang hasil penjualan langsung habis tanpa menyisakan dana untuk stok, operasional, atau kebutuhan mendadak.<\/p>\n<p data-start=\"57\" data-end=\"313\">Kalau ingin memahami pengelolaan keuangan bisnis dengan lebih mendalam, kamu juga bisa membaca referensi tentang<a href=\"https:\/\/www.uam.ac.id\/2025\/12\/09\/7-cara-mengatur-keuangan-usaha-kecil-agar-tidak-boncos-dan-cepat-balik-modal\/\"> <strong data-start=\"926\" data-end=\"1017\">pengelolaan keuangan usaha<\/strong><\/a>. Informasi tersebut bisa membantu kamu memahami pentingnya pencatatan, penganggaran, dan pengawasan keuangan.<\/p>\n<p data-start=\"315\" data-end=\"432\">Dengan <strong data-start=\"322\" data-end=\"349\">mengatur keuangan usaha<\/strong> secara terarah, kamu bisa menentukan prioritas dan menjaga kondisi kas tetap aman.<\/p>\n<h3 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-start=\"3614\" data-end=\"3652\"><strong data-start=\"3614\" data-end=\"3652\">1. Membuat Anggaran Keuangan Usaha<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3654\" data-end=\"3867\">Anggaran membantu kamu memperkirakan kebutuhan bisnis dalam satu periode. Catat berbagai kebutuhan seperti pembelian stok, gaji karyawan, sewa tempat, listrik, transportasi, promosi, dan biaya operasional lainnya.<\/p>\n<h3 data-start=\"3869\" data-end=\"3908\"><strong data-start=\"3869\" data-end=\"3908\">2. Menentukan Prioritas Pengeluaran<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3910\" data-end=\"4044\">Tidak semua kebutuhan harus kamu penuhi dalam waktu yang sama. Dahulukan pengeluaran yang berhubungan langsung dengan kegiatan bisnis.<\/p>\n<p data-start=\"4046\" data-end=\"4171\">Misalnya, pembelian stok dan pembayaran gaji tentu lebih penting daripada membeli perlengkapan yang belum terlalu dibutuhkan.<\/p>\n<h3 data-start=\"4173\" data-end=\"4203\"><strong data-start=\"4173\" data-end=\"4203\">3. Mengatur Arus Kas Usaha<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4205\" data-end=\"4386\">Arus kas menunjukkan pergerakan uang yang masuk dan keluar dari bisnis. Kamu perlu memantaunya agar mengetahui apakah usaha memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"4205\" data-end=\"4386\">Dengan mencatat dan memantau arus kas secara rutin, kamu bisa lebih mudah mengetahui kondisi uang bisnis dan menghindari pengeluaran yang melebihi kemampuan usaha. Untuk memahami cara mengelolanya dengan lebih teratur, kamu bisa membaca panduan <a href=\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-membuat-arus-kas-usaha\/\"><strong>Cara Membuat Arus Kas Usaha agar Uang Bisnis Lebih Terkontrol<\/strong><\/a>.<\/p>\n<h3 data-start=\"4388\" data-end=\"4413\"><strong data-start=\"4388\" data-end=\"4413\">4. Memantau Saldo Kas<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4415\" data-end=\"4535\">Cek saldo kas secara rutin dan cocokkan dengan catatan transaksi. Jika terdapat perbedaan, segera cari tahu penyebabnya.<\/p>\n<h3 data-start=\"4537\" data-end=\"4574\"><strong data-start=\"4537\" data-end=\"4574\">5. Menyiapkan Dana Cadangan Usaha<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4576\" data-end=\"4743\">Kondisi bisnis tidak selalu berjalan sesuai rencana. Penjualan bisa menurun, harga barang dapat meningkat, atau tiba-tiba muncul biaya perbaikan dan kebutuhan lainnya. Karena itu, sisihkan sebagian keuntungan sebagai dana cadangan.<\/p>\n<h3 data-start=\"4810\" data-end=\"4850\"><strong data-start=\"4810\" data-end=\"4850\">6. Mengelola Keuntungan dengan Bijak<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-start=\"4852\" data-end=\"5022\">Jangan langsung menggunakan seluruh keuntungan setelah menerima hasil penjualan. Sebagian dana bisa disimpan, sementara sebagian lainnya digunakan untuk kebutuhan bisnis.<\/p>\n<p data-start=\"2431\" data-end=\"2595\">Misalnya, keuntungan dapat dibagi untuk dana cadangan, tambahan stok, modal berikutnya, dan pengembangan usaha. Pembagian ini membuat penggunaan uang lebih terarah.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"lq7cl1\" data-start=\"2597\" data-end=\"2630\">Contoh Mengatur Keuangan Usaha<\/h2>\n<p data-start=\"2632\" data-end=\"2788\">Misalnya sebuah usaha memperoleh pemasukan sebesar <strong data-start=\"2683\" data-end=\"2699\">Rp12.000.000<\/strong> dalam satu bulan. Pemilik usaha kemudian membagi uang tersebut untuk beberapa kebutuhan.<\/p>\n<div class=\"group TyagGW_tableContainer\">\n<div class=\"TyagGW_tableWrapper flex flex-col-reverse w-fit\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"2790\" data-end=\"3077\">\n<thead data-start=\"2790\" data-end=\"2814\">\n<tr data-start=\"2790\" data-end=\"2814\">\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"2790\" data-end=\"2803\" data-col-size=\"sm\">Keterangan<\/th>\n<th class=\"last:pe-10\" data-start=\"2803\" data-end=\"2814\" data-col-size=\"sm\">Nominal<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"2826\" data-end=\"3077\">\n<tr data-start=\"2826\" data-end=\"2868\">\n<td data-start=\"2826\" data-end=\"2848\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"2828\" data-end=\"2847\">Total Pemasukan<\/strong><\/td>\n<td data-start=\"2848\" data-end=\"2868\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"2850\" data-end=\"2866\">Rp12.000.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"2869\" data-end=\"2901\">\n<td data-start=\"2869\" data-end=\"2886\" data-col-size=\"sm\">Pembelian stok<\/td>\n<td data-start=\"2886\" data-end=\"2901\" data-col-size=\"sm\">Rp5.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"2902\" data-end=\"2937\">\n<td data-start=\"2902\" data-end=\"2922\" data-col-size=\"sm\">Biaya operasional<\/td>\n<td data-start=\"2922\" data-end=\"2937\" data-col-size=\"sm\">Rp2.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"2938\" data-end=\"2969\">\n<td data-start=\"2938\" data-end=\"2954\" data-col-size=\"sm\">Gaji karyawan<\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"2954\" data-end=\"2969\">Rp2.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"2970\" data-end=\"2998\">\n<td data-start=\"2970\" data-end=\"2985\" data-col-size=\"sm\">Transportasi<\/td>\n<td data-start=\"2985\" data-end=\"2998\" data-col-size=\"sm\">Rp500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"2999\" data-end=\"3042\">\n<td data-start=\"2999\" data-end=\"3023\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3001\" data-end=\"3022\">Total Pengeluaran<\/strong><\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3023\" data-end=\"3042\"><strong data-start=\"3025\" data-end=\"3040\">Rp9.500.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"3043\" data-end=\"3077\">\n<td data-start=\"3043\" data-end=\"3058\" data-col-size=\"sm\"><strong data-start=\"3045\" data-end=\"3057\">Sisa Kas<\/strong><\/td>\n<td data-col-size=\"sm\" data-start=\"3058\" data-end=\"3077\"><strong data-start=\"3060\" data-end=\"3075\">Rp2.500.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<p data-start=\"3079\" data-end=\"3179\">Dari contoh tersebut, bisnis memiliki sisa kas sebesar Rp2.500.000 setelah memenuhi kebutuhan utama.<\/p>\n<p data-start=\"3181\" data-end=\"3378\">Sisa uang tersebut tidak harus langsung digunakan. Kamu bisa menyimpan sebagian sebagai dana cadangan dan menggunakan sebagian lainnya untuk membeli stok atau mendukung kebutuhan bisnis berikutnya.<\/p>\n<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"uqdmho\" data-start=\"325\" data-end=\"360\">Evaluasi Keuangan Secara Berkala<\/h2>\n<p data-start=\"362\" data-end=\"575\">Membuat anggaran saja belum cukup. Kamu juga perlu mengecek apakah penggunaan uang sudah sesuai dengan rencana. Evaluasi rutin membantu kamu mengetahui perubahan kondisi bisnis sebelum masalah menjadi lebih besar.<\/p>\n<p data-start=\"577\" data-end=\"715\">Lakukan pengecekan setiap akhir minggu atau bulan. Bandingkan pemasukan, pengeluaran, keuntungan, dan saldo kas dengan periode sebelumnya.<\/p>\n<h3 data-start=\"717\" data-end=\"750\"><strong data-start=\"717\" data-end=\"750\">1. Periksa Pengeluaran Bisnis<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"752\" data-end=\"941\">Perhatikan biaya yang paling banyak menggunakan uang usaha. Bukan berarti semua pengeluaran harus dipangkas. Pastikan saja setiap biaya memang dibutuhkan dan memberikan manfaat bagi bisnis.<\/p>\n<p data-start=\"943\" data-end=\"1092\">Jika ada langganan, perlengkapan, atau kebutuhan operasional yang jarang digunakan, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengurangi atau menghentikannya.<\/p>\n<h3 data-start=\"1094\" data-end=\"1137\"><strong data-start=\"1094\" data-end=\"1137\">2. Bandingkan Pemasukan dan Pengeluaran<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1139\" data-end=\"1291\">Lihat apakah pemasukan masih cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan bisnis. Jika pengeluaran meningkat sementara penjualan tetap, cari tahu penyebabnya.<\/p>\n<p data-start=\"1293\" data-end=\"1475\">Misalnya, biaya stok naik, ongkos operasional bertambah, atau ada pengeluaran yang sebelumnya belum diperhitungkan. Dari sini, kamu bisa menentukan bagian mana yang perlu diperbaiki.<\/p>\n<h3 data-start=\"1477\" data-end=\"1510\"><strong data-start=\"1477\" data-end=\"1510\">3. Cek Saldo Kas Secara Rutin<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1512\" data-end=\"1671\">Cocokkan saldo kas dengan catatan transaksi yang sudah dibuat. Jika terdapat selisih, segera cari tahu penyebabnya agar tidak menjadi masalah yang lebih besar.<\/p>\n<p data-start=\"1673\" data-end=\"1801\">Dengan evaluasi rutin, kamu bisa mengatur keuangan usaha berdasarkan data yang jelas dan mengambil keputusan dengan lebih tepat.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"12f5vht\" data-start=\"1803\" data-end=\"1843\">Mengelola Modal dan Keuntungan Bisnis<\/h2>\n<p data-start=\"1845\" data-end=\"2062\">Modal dan keuntungan memiliki fungsi yang berbeda. Modal perlu tetap tersedia agar bisnis bisa membeli stok dan menjalankan kegiatan sehari-hari, sedangkan keuntungan dapat dialokasikan untuk kebutuhan bisnis lainnya.<\/p>\n<h3 data-start=\"2064\" data-end=\"2107\"><strong data-start=\"2064\" data-end=\"2107\">1. Pisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2109\" data-end=\"2288\">Hindari menggunakan uang bisnis untuk kebutuhan pribadi tanpa pencatatan. Jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, kamu akan lebih sulit mengetahui keuntungan usaha secara akurat.<\/p>\n<p data-start=\"2290\" data-end=\"2475\">Jika mengambil uang dari bisnis, catat nominal dan keperluannya. Dengan begitu, saldo usaha tetap jelas dan kamu bisa mengetahui berapa dana yang benar-benar tersedia untuk operasional.<\/p>\n<h3 data-start=\"2477\" data-end=\"2523\"><strong data-start=\"2477\" data-end=\"2523\">2. Sisihkan Keuntungan untuk Dana Cadangan<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2525\" data-end=\"2690\">Jangan langsung menggunakan seluruh keuntungan setelah menerima hasil penjualan. Sisihkan sebagian dana sebagai cadangan untuk menghadapi kondisi yang tidak terduga.<\/p>\n<p data-start=\"2692\" data-end=\"2873\">Dana tersebut bisa digunakan ketika penjualan menurun, harga barang naik, atau muncul biaya perbaikan. Dengan adanya dana cadangan, kamu tidak perlu mengambil uang dari modal utama.<\/p>\n<h3 data-start=\"2875\" data-end=\"2923\"><strong data-start=\"2875\" data-end=\"2923\">3. Gunakan Keuntungan untuk Kebutuhan Bisnis<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2925\" data-end=\"3047\">Sebagian keuntungan juga bisa dialokasikan untuk menambah stok, menambah modal, atau mendukung rencana pengembangan usaha.<\/p>\n<p data-start=\"3049\" data-end=\"3191\">Dengan pembagian yang jelas, penggunaan keuntungan menjadi lebih terarah dan bisnis tetap memiliki dana untuk menjalankan kegiatan berikutnya.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"167k6ks\" data-start=\"3193\" data-end=\"3229\">Menentukan Target Keuangan Bisnis<\/h2>\n<p data-start=\"3231\" data-end=\"3350\">Selain mencatat dan mengevaluasi keuangan, kamu juga perlu memiliki target agar perkembangan bisnis lebih mudah diukur.<\/p>\n<h3 data-start=\"3352\" data-end=\"3391\"><strong data-start=\"3352\" data-end=\"3391\">Tentukan Target yang Bisa Diukur<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3393\" data-end=\"3538\">Buat target sederhana seperti meningkatkan omzet, mengurangi biaya operasional, menambah dana cadangan, atau mencapai jumlah keuntungan tertentu.<\/p>\n<h3 data-start=\"3540\" data-end=\"3577\"><strong data-start=\"3540\" data-end=\"3577\">Bandingkan Hasil dengan Target<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3579\" data-end=\"3704\">Lihat pencapaian setiap minggu atau bulan. Jika hasilnya belum sesuai target, cari tahu bagian yang menyebabkan perbedaannya.<\/p>\n<p data-start=\"3706\" data-end=\"3892\">Misalnya, target keuntungan belum tercapai selama beberapa bulan. Kamu bisa mengevaluasi harga jual, biaya stok, dan pengeluaran operasional untuk menemukan bagian yang perlu diperbaiki.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"15gx0bg\" data-start=\"3894\" data-end=\"3937\">Bangun Kebiasaan Keuangan yang Konsisten<\/h2>\n<p data-start=\"3939\" data-end=\"4077\">Mengatur uang bisnis bukan pekerjaan yang selesai dalam satu hari. Agar hasilnya maksimal, jadikan pengelolaan keuangan sebagai rutinitas.<\/p>\n<h3 data-start=\"4079\" data-end=\"4113\"><strong data-start=\"4079\" data-end=\"4113\">1. Catat Transaksi Setiap Hari<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4115\" data-end=\"4286\">Biasakan mencatat pemasukan dan pengeluaran setelah transaksi terjadi. Cara ini membuat data keuangan tetap diperbarui dan mengurangi risiko ada transaksi yang terlupakan.<\/p>\n<h3 data-start=\"4288\" data-end=\"4324\"><strong data-start=\"4288\" data-end=\"4324\">2. Periksa Keuangan Secara Rutin<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4326\" data-end=\"4520\">Luangkan waktu untuk mengecek saldo, membandingkan pemasukan dan pengeluaran, serta melihat perkembangan keuntungan. Kamu tidak perlu menunggu sampai akhir bulan untuk mengetahui kondisi bisnis.<\/p>\n<h3 data-start=\"4522\" data-end=\"4566\"><strong data-start=\"4522\" data-end=\"4566\">3. Evaluasi dan Perbaiki Penggunaan Uang<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"4568\" data-end=\"4809\">Jika menemukan pengeluaran yang terlalu besar atau hasil yang belum sesuai target, segera lakukan evaluasi. Dari catatan tersebut, kamu bisa menentukan pengeluaran mana yang perlu dikurangi dan penggunaan uang mana yang perlu diprioritaskan.<\/p>\n<p data-start=\"4811\" data-end=\"4992\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan kebiasaan yang konsisten, kamu tidak hanya mengetahui jumlah uang yang dimiliki, tetapi juga memahami bagaimana uang tersebut bergerak dan digunakan untuk menjalankan bisnis.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"8g821p\" data-start=\"3658\" data-end=\"3705\">Pencatatan Keuangan Usaha yang Lebih Praktis<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/notain.id\/\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-440\" src=\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/009f3fb9-6ea8-4074-931d-4da16ea60362-1-1.png\" alt=\"Banner Notain untuk membantu mengatur keuangan usaha dengan mencatat pemasukan, pengeluaran, saldo kas, dan laporan keuangan secara lebih praktis.\" width=\"1672\" height=\"941\" srcset=\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/009f3fb9-6ea8-4074-931d-4da16ea60362-1-1.png 1672w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/009f3fb9-6ea8-4074-931d-4da16ea60362-1-1-300x169.png 300w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/009f3fb9-6ea8-4074-931d-4da16ea60362-1-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/009f3fb9-6ea8-4074-931d-4da16ea60362-1-1-768x432.png 768w, https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/009f3fb9-6ea8-4074-931d-4da16ea60362-1-1-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1672px) 100vw, 1672px\" \/><\/a><\/p>\n<p data-start=\"3707\" data-end=\"3903\">Ketika transaksi mulai bertambah banyak, mengandalkan catatan secara manual bisa membuat proses pencatatan semakin merepotkan. Transaksi yang terlewat, kesalahan mencatat jumlah, atau catatan yang hilang dapat menyebabkan informasi keuangan menjadi kurang akurat.<\/p>\n<p data-start=\"3905\" data-end=\"4122\">Untuk membantu pencatatan transaksi dan pengelolaan usaha, kamu bisa menggunakan <strong data-start=\"3986\" data-end=\"4018\"><a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/notain.id\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"3988\" data-end=\"4016\">Notain<\/a><\/strong>. Dengan pencatatan yang lebih rapi, kamu bisa memantau transaksi dan kondisi bisnis dengan lebih mudah.<\/p>\n<p data-start=\"4124\" data-end=\"4265\">Data transaksi yang tersusun rapi memungkinkan kamu menemukan informasi yang dibutuhkan dengan cepat tanpa harus membongkar catatan satu per satu..<\/p>\n<h2 data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"5415\" data-end=\"5428\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"5430\" data-end=\"5654\"><strong data-start=\"5430\" data-end=\"5457\">Mengatur keuangan usaha<\/strong> dengan baik dimulai dari pencatatan yang konsisten. Kamu perlu mengatur pemasukan, mengontrol pengeluaran, menjaga modal, menyisihkan dana cadangan, dan mengevaluasi kondisi keuangan secara rutin.<\/p>\n<p data-start=\"5656\" data-end=\"5827\">Jangan hanya melihat omzet sebagai ukuran keberhasilan. Perhatikan juga keuntungan, saldo kas, dan pengeluaran agar kamu mengetahui kondisi bisnis secara lebih menyeluruh.<\/p>\n<p data-start=\"5829\" data-end=\"6108\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan pencatatan yang teratur dan bantuan <strong data-start=\"5872\" data-end=\"5904\"><a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/notain.id\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"5874\" data-end=\"5902\">Notain<\/a><\/strong>, kamu bisa memantau transaksi dengan lebih praktis. Data yang rapi juga membantu kamu mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan yang lebih jelas dan membuat bisnis berkembang dengan lebih terarah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengatur keuangan usaha menjadi hal penting yang perlu kamu lakukan sejak bisnis mulai berjalan. Jangan hanya fokus mengejar penjualan, karena uang yang masuk belum tentu sama dengan keuntungan yang bisa kamu gunakan. Banyak pemilik usaha masih mencampurkan uang pribadi dengan uang bisnis. Ada juga yang hanya mencatat pemasukan, tetapi lupa memasukkan biaya stok, listrik, transportasi,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":436,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"default","_kad_post_title":"default","_kad_post_layout":"default","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"default","_kad_post_vertical_padding":"default","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur - Notain.id<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara mengatur keuangan usaha dengan mudah dan teratur agar pemasukan, pengeluaran, dan kas bisnis tetap terkontrol.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur - Notain.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara mengatur keuangan usaha dengan mudah dan teratur agar pemasukan, pengeluaran, dan kas bisnis tetap terkontrol.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Notain.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-12T01:29:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-14T02:57:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"941\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin Notain\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin Notain\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin Notain\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/person\/d10f9f9e94cf98198c5ded09d7c7831b\"},\"headline\":\"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur\",\"datePublished\":\"2026-08-12T01:29:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T02:57:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\"},\"wordCount\":1596,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png\",\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\",\"url\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\",\"name\":\"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur - Notain.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png\",\"datePublished\":\"2026-08-12T01:29:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-14T02:57:08+00:00\",\"description\":\"Cara mengatur keuangan usaha dengan mudah dan teratur agar pemasukan, pengeluaran, dan kas bisnis tetap terkontrol.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png\",\"width\":1672,\"height\":941,\"caption\":\"Pemilik usaha sedang mengatur uang, nota transaksi, dan catatan keuangan di meja kasir toko retail.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/\",\"name\":\"Notain.id\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Notain.id\",\"url\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/notain-logo.13d1cfd0.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/notain-logo.13d1cfd0.png\",\"width\":1023,\"height\":312,\"caption\":\"Notain.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/person\/d10f9f9e94cf98198c5ded09d7c7831b\",\"name\":\"Admin Notain\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4807765e4b1bb878ae5c32af8e1f1caea26b4f7720fc95b3e57dd6d1f86a2df?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4807765e4b1bb878ae5c32af8e1f1caea26b4f7720fc95b3e57dd6d1f86a2df?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin Notain\"},\"description\":\"Notain.id adalah aplikasi Point of Sales (POS) yang membantu bisnis mengelola transaksi penjualan, produk, dan laporan secara mudah, cepat, dan terintegrasi\u2014sehingga operasional jadi lebih efisien dan bisnis bisa berkembang dengan lebih terkontrol.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/10.212.100.82\"],\"url\":\"https:\/\/notain.id\/blog\/author\/notainadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur - Notain.id","description":"Cara mengatur keuangan usaha dengan mudah dan teratur agar pemasukan, pengeluaran, dan kas bisnis tetap terkontrol.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur - Notain.id","og_description":"Cara mengatur keuangan usaha dengan mudah dan teratur agar pemasukan, pengeluaran, dan kas bisnis tetap terkontrol.","og_url":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/","og_site_name":"Notain.id","article_published_time":"2026-08-12T01:29:25+00:00","article_modified_time":"2026-08-14T02:57:08+00:00","og_image":[{"width":1672,"height":941,"url":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Admin Notain","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Admin Notain","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/"},"author":{"name":"Admin Notain","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/person\/d10f9f9e94cf98198c5ded09d7c7831b"},"headline":"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur","datePublished":"2026-08-12T01:29:25+00:00","dateModified":"2026-08-14T02:57:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/"},"wordCount":1596,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png","articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/","url":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/","name":"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur - Notain.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png","datePublished":"2026-08-12T01:29:25+00:00","dateModified":"2026-08-14T02:57:08+00:00","description":"Cara mengatur keuangan usaha dengan mudah dan teratur agar pemasukan, pengeluaran, dan kas bisnis tetap terkontrol.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#primaryimage","url":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png","contentUrl":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/066a6ab1-68cf-4206-9ea2-ace2fbdab8eb-1.png","width":1672,"height":941,"caption":"Pemilik usaha sedang mengatur uang, nota transaksi, dan catatan keuangan di meja kasir toko retail."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-usaha\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/notain.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Mudah dan Teratur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/notain.id\/blog\/","name":"Notain.id","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/notain.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#organization","name":"Notain.id","url":"https:\/\/notain.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/notain-logo.13d1cfd0.png","contentUrl":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/notain-logo.13d1cfd0.png","width":1023,"height":312,"caption":"Notain.id"},"image":{"@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/person\/d10f9f9e94cf98198c5ded09d7c7831b","name":"Admin Notain","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/notain.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4807765e4b1bb878ae5c32af8e1f1caea26b4f7720fc95b3e57dd6d1f86a2df?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4807765e4b1bb878ae5c32af8e1f1caea26b4f7720fc95b3e57dd6d1f86a2df?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin Notain"},"description":"Notain.id adalah aplikasi Point of Sales (POS) yang membantu bisnis mengelola transaksi penjualan, produk, dan laporan secara mudah, cepat, dan terintegrasi\u2014sehingga operasional jadi lebih efisien dan bisnis bisa berkembang dengan lebih terkontrol.","sameAs":["http:\/\/10.212.100.82"],"url":"https:\/\/notain.id\/blog\/author\/notainadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=435"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":458,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435\/revisions\/458"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/notain.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}